Macam-Macam Kesenian Jawa Timur
Eko Heris F, 22 April 2021
Mau tahu kesenian jawa timur? Yok bareng Mas Eko!!!
Didalam kesenian Jawa Timur banyak sekali kesenian tersendiri dari kalangan kabupaten atau kota di provinsi ini, mengapa? karena kesenian ini merupakan ikon dan kebanggaan para masyarakat.
Apa saja sih keseniannya? Penasaran ya? Simak terus ya!!!
1. Janger Banyuwangen Dari Banyuwangi
Janger atau yang biasa disebut dengan Damarwulan atau Jinggoan adalah salah satu seni hibrida, dimana unsur-unsur jawa dan bali bertemu. Merupakan pertunjukan rakyat yang mirip dengan ketoprak atau ludruk.
Memang pakaiannya seperti dari budaya bali, tapi bahasanya menggunakan bahasa jawa. Kebanyakan serat damarwulan yang dianggap penghinaan terhadap masyarakat banyuwangi, yang malah berkembang dan ngak ditentang.
Busana disesuaikan dengan pemain atau peran. Peran panglima, prajurit, raja dan toko kalangan atas umum menggunakan khas bali yang biasa dipakai dalam pertunjukan arja.
Yang khasnya disini dalam busana kaum wanita istana dimodifikasi yaitu kuluk yang dihiaas dengan bunga kamboja, dengan manik-manik. Dan biasanya memakai kain jarit berwarna mengkilap. Dan yang palik unik dan khas adalah peran rakyat jelata justru memakai busana khas jawa.
Sebelum jenger dimulai, ada pengiringnya dulu. Yaitu dibuka dulu dengan tarian-tarian khas bali seperti Baris, Lenggong, Pendet, dan tarian- tarian khas banyuwangi seperti Jaran Goyang, Jejer Gendrung, Seblang Lokento dan lain-lain.
2. Tarian Jaranan Buto Dari Banyuwangi
Jaranan Buto berasal dari 2 kata yaitu jaranan berarti kuda lumping, dan buto artinya raksasa. Jadi artinya Jaranan Buto adalah kuda lumping raksasa. Kesenian ini dilepaskan dari cerita rakyat yaitu menak jinggo. Menak jinggo adalah raja kerajaan blambangan yang memiliki tubuh besar seperti raksasa (buto).
Seperti namanya, pemain jaranan buto ini memiliki badan yang besar, kekar dan tinggi yang mengguanakan kostum mirip buto. Seperti kuda kepang berkepala raksasa atau berbentuk babi hutan dan topeng kepala binatang buas.
Kesenian ini dimainkan sekitar 16-20 orang. Gerakan tarinya seperti raksasa. Dan untuk alat musik apa saja? alat musik nya yaitu Gong, Kendang, Kethuk, dan Terompet.
Yang lebih khas nya tarian ini digunakan untuk mengiringi acara khitan dan iring-iringan pengantin.
3. Tari Remo Berasal Dari Jombang
Kalian tahu tari remo ngak? Tari Remo adalah Tarian yang khusus dilakukan oleh penari laki-laki. Tari Remo sendiri berasal dari kota Mas Eko sendiri loh yaitu Jombang. Mas Eko juga pernah memakai busana tari remo ini, saat karnaval TK dulu. Tari remo ini berperan penting saat mengiringi Ludruk.
Setelah remo yang dulunya sering dibawakan oleh seorang laki-laki, sekarang remo juga dibawakan oleh perempuan. Dan seiringnya zaman tari remo tidak hanya untuk mengiringi ludruk saja, Tetapi juga untuk menyambut tamu, terutama tamu negara. Selain itu tari remo ini juga dibawakan di karnaval atau festival agar budaya ini selalu bangkit untuk cucu-cucu nenek moyang kita.
Ciri khas dari remo ini adalah pada ekspresi wajah, gerakan selendang atau sampur, kuda penari dan menganggukkan atau menggelengkan kepala membuat tarian ini lebih menarik. Tari remo ini di iringi oleh bonang barong atau babok, bonang penerus, gambang, gender, gong, kempul, kenong, kethuk, saron, slentem sinter dan suling.
4. Topeng Dongkrek Dari Madiun
Topeng Dongkrek merupakan kesenian yang berbentuk tarian dan diiringi musik yang lahir sekitar tahun 1867 di Sub-distrik, Mejayan, Kewadenan Caruban, Madiun. Tarian ini banyak budaya yang masuk seperti budaya cina, islam, dan jawa.
Ciri khas dari tarian topeng dongkrek adalah tiga topeng yang digunakan
- Topeng raksasa(buto) dengan wajah yang menakutkan
- Topeng wanita yang mengunyah kapur sirih
- Topeng orang tua yang melambangkan kebajikan
5. Wayang Kayu Berasal Dari Nganjuk
Kamu tahu ngak wayang kayu yang terkenal dijawa timur? Wayang kayu nya adalah wayang timplong yang terbuat dari kayu pinus sejak tahun 190-an. Pembuatannya sangat rumit karena kayu harus dipahat hingga pipih layaknya wayang kulit.
Wayang Timplong biasanya dimainkan bersama iringan gamelan, dan seperti alat musik lainnya yaitu gambang bambu, kathuk, kempul, kendang dan kenong.
Jadi gimana mau sinau kesenian jawa bareng mas eko? enak loh jadi orang jawa. Ini masih belum semua kesenian jawa yang mas eko sebutkan, masih 5 aja. kalau mau lagi komen aja! mau kesenian dari jawa mana jawa tengah, jawa barat, atau jawa timur lagi?
Ok And Thanks You!!!
Bye!!!






